Kesendirian
adalah saat-saat berharga di mana kita benar-benar mengasah ibadah, kemampuan,
kepribadian dan pencarian ilmu yang sebaik-baiknya..
Sebagai bekal tatkala kita melepas masa kesendirian..
Kesendirian mengajarkan kepada kita, betapa sulitnya medan
kehidupan tanpa adanya pendamping..
Kita punya keluarga dan kawan-kawan, tapi tidak selalu
keluarga dan kawan bisa menemani kegiatan atau keperluan kita..
Mendengar hal paling rahasia yang kita simpan..
Tapi kesulitan, bukan menjadikan kita lemah dan mencari
pegangan yang akan membantu kita guna menjalani kehidupan..
Pegangan atau di sebut seseorang yang siap sedia untuk
mengantar dan menolong kita namun belum ada ikrar yang menghalalkan hubungan
tersebut..
Itu hanya akan menjadikan kita makin bertambah lemah..
Kesendirian mengajarkan ketangguhan sebagai wanita, tatkala
berbagai rasa menerpa. Kesedihan, kegelisahan, kerinduan, kebencian..
Kita bingung menumpahkan segala rasa itu kepada siapa..
Tapi jika kita berusaha untuk mendekati Allah secara
perlahan, kita bisa mengandalkan Allah untuk itu..
Serahkan segala keluh kesah, kelemahan dan rasa sayang
kepada Allah. Allah menjadikan kita kuat..
Mengandalkan Allah menjadikan kita bermetamorfosis menjadi
kupu-kupu..
Kita berpegang pada Yang Maha Kuat, yang semesta alam adalah
ciptaanNya. Secara fisik, kita terlihat seorang diri..
Berpanas-panasan berganti angkot ke sana kemari karena
berbagai agenda kegiatan..
Keinginan untuk di perhatikan dan selalu di sayang, adalah
lumrah bagi seorang wanita..
Anggap saja semua adalah warna kehidupan kita, warna ujian
yang semoga bisa menguatkan iman kita..
Sejatinya kesendirian adalah mengasah diri untuk
bermentalkan kemandirian..
Wujud kita mungkin sebagai kepompong, yang terlihat buruk
dan tidak enak karena harus berada dalam ruang sempit..
Bukan tanpa alasan Allah menciptakan itu semua..
Hanya ingin menjadikan kita layaknya seekor kupu-kupu yang
indah dan mampu terbang di alam bebas..
Jika kulit kepompong di robek sengaja, bukan malah
menolongnya dari himpitan tapi sebenarnya ada kelemahan yang menunggunya
tatkala ia berwujud kupu-kupu..
Sama dengan kita sebagai wanita, jika kita merasa tidak tahan
dengan kesendirian kemudian kita berusaha mengakhiri kesendirian dengan jalan
yang buruk (pacaran), sebenarnya akan melemahkan diri kita sendiri..
Kita akan terbiasa terlayani dengan baik, jika tidak di
bantu kita akan merasa tidak di sayang..
Perlahan hal tersebut bisa menjadi kebiasaan buruk..
Akan ada masanya ketika romantika kesendirian menjadi suatu
hikmah yang sangat bermakna, suatu cerita yang akan kita rindukan tatkala
pasangan telah hadir di samping kita..
Kesabaran kita, keteguhan kita tidak akan berakhir sia-sia..
Allah Maha Mengetahui yang terbaik untuk hambaNya..
Insya Allah..
)
)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar