Bismillah…aku berjilbab
Semoga dengan jilbab ini aku bisa menjadi anak yang
shaleha..
Menjadi shaleha adalah salah satu cara untuk membalas jasa
kedua orang tuaku
Menjadi shaleha adalah
salah satu cara untuk menjaga papi dan adik2 laki-laki serta
suami(nanti) dari panasnya neraka…
Yaa Rabb,teguhkan hati ini..
Ramadhan,1431 Hijriah
cendekia,nikmat yang luar biasa bisa jadi bagian darinya..
tempat pertama kalinya aku mengenal hijab,mengetahui hijab
yang sebenarnya hijab,mengetahui gak boleh salaman antar perempuan dan
laki-laki yang bukan mahram,mengetahui dan memahami tjuan hidup yang
sebenarnya..walaupun aku mulai mengerti itu semua di tahun kedua aku disana…
semua ini berawal ketika aku melihat dan mengenal sosok
wanita yang begitu berjasa bagi ku… sosok yang sederhana,soleha dan
menentramkan hati ketika melihatnya, dengan bimbinganya juga aku bisa memahami
itu semua,menyadarkan aku betapa gersangnya hidup tanpa ilmu
agama..menggerakkan hatiku untuk ingin sepertinya ..begitu anggun dengan jilbab
dan kerudungnya..
yaa Rohman ,,aku berdoa padamu ,,berikanlah sebaik-baik
balasan padanya,sebaik-baik kasihMu padanya dan sebaik-baik cintaMu padanya.
Sebelum memutuskan untuk berjilbab,,aku benar-benar berpikir
apakah niatku sudah semata karna Allah atau hanya ingin kelihatan anggun
seperti sosok wanita yang aku kagumi…untuk memantapkan hati aku berusaha
mencari referensi2 tentang kewajiban berjlbab..dan pada akhirnya.. Dari
referensi yang kubaca..aku kutip kalimat2 alasan untuk berjilbab.. yang dapat
menguatkan ku untuk istiqomah dalam berhijab,,kutulis di note2 kecilku..agar
nanti kalo muncul nafsu yang
menggoyahkan hatiku untuk berhijab..aku bisa membaca note tersebut…kalimat2 itu
diantaranya:
“Kalamullah…QS Al Ahzab :59 , QS Al –Nur:31”
“karena jilbab adalah bukti ketaatanku pada Alloh”
“karena berjilbab itu wajib,kalo wajib tidak dikerjakan
artinya dosa,jangan sampai pahala yang didapatkan selama hidup seperti ember
bocor karena tidak berjilbab”
“karena berjilbab akan membuatku berpikir ulang untuk
melakukan hal2 yang tak baik dan membantuku lebih banyak mengingat akhirat”
“karena aku ingin menjadi ‘barang etalase’ yang mahal,bukan
barang dijalanan yang bebas disentuh siapa saja”
“tak penting bagiku cantik di mata manusia,tapi sungguh aku
ingin cantik di mata Allah.”
“Aku menyadari tubuh wanita itu indah dan bisa menarik laki2
untuk melakukan kejahatan dan pelecehan,aku tak ingin dilecehkan,aku ingin
duhormati dank arena itu aku ingin menghormati diri sendiri dengan pakaian
ini..”
“Aku ingin memberikan hadiah untuk suamiku kelak..”
Itulah bebarapa kalimat2 yang kutulis sebagai penguatku…
Selanjutnya… lillahi aku mulai menggunakan jilbab dan khimar..dan
saat itu aku sudah menamatkan pendidikan di cendekia..karna kalo di cendekia
aku belum bisa menggunakan hijab dengan sempurna karna disana kami diwajibkan menggunakan seragam akademik yang memakai bawahan celana..
jadilah aku seorang anak yang sudah menggunakan jilbab
kemana2…namun tak sedikit aku mendengar cemooh yang cukup membuatku merasa
sedih…mulai dari teman2..tetangga2 heran melihat perubahanku yg cukup
signifikan dan sedikit kecewa juga bahwa orang yang ku sayang kelihatan kurang
setuju kalo aku memakai jilbab ..mereka berpendapat bahwa dengan berpakain
seperti itu..aku mirip nenek2..karena yang biasanya pake gamis cma nenek2..dan
mereka khwatir nanti gak ada yang mau..susah dapat jodoh..kalo penampilan
seperti itu..”
ya sudahlah…aku berusaha meyakinkan hati untuk tidak
memperdulikan pendapat orang tentang keadaanku..yang penting bagaimana pendapat
Alloh saja lah..
begitulah jalan kebaikan,memutuskan menjalani perintah Alloh
berarti mengisi diri dengan keyakinan,pikiran yang mantap,dan tidak mudah
menyerah akan ujian yang Alloh berikan.semua itu butuh proses,proses yang
berisi ujian demi ujian untuk mengetahui apakah perubahan diri itu sekadar
diluar saja atau sudah menancap di hati.
Memang butuh proses
untuk memahami aturan Alloh yang begitu indah,aturan yang menginginkan hambaNya
menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan Nya,aturan yang
menginginkan kebaikan,kehormatan dan kemulian bagi hamba Nya
Dan..akhirnya aku menyadari,jilbab inilah yang menyadarkan
bahwa bacaan Al Quran ku masih berantakan,dengan berjilbab ini aku menyadari
bahwa ilmu agamaku yang masih minim,maka tak ada pilihan lain kecuali aku terus
belajar mendalami islam..dimulai dari berjilbab sedikit demi sedikit aku mulai
memahami ayat-ayat Alloh yang dulu tak ku acuhkan..menjadi sedemikian tertarik
untuk mempelajari agama Alloh.aku tahu bahwa amal membutuhkan ilmu agar ia
menancap kuat dihati.aku semakin berkeinginan untuk rajin membaca buku dan
mengikuti pengajian,menjadi semngat untuk memperbaiki diri..
Memantapkan hati untuk berhijab adalah sebuah hidayah yang
Alloh karuniakan padaku..
apakah itu dikatakan hidayah.. yaa,yang jelas aku bersyukur bisa
mengerti dan memahami itu semua dan berusaha mempertahankan hidayah yang aku
dapatkan,karna belum tentu jutaan wanita diluar sana bisa mendapatkanya,sungguh
hidayah itu sangat mahal harganya bagi mereka yang mau merenungi dan
mensyukuri.
dan atas kehendaknya ramadhan tahun 1431 Hijriah Allah
memantapkan hatiku untuk menjalankan salah satu perintahNya yaitu berhijab.
Selanjutnya nikmat yang luar biasa..yang Alloh berikan
padaku yaitu dipertemukanya aku dengan saudari2 seiman yang ad disekitarku yang
begitu menginspirasi,membuatku selalu iri dengan ketaatanya pada aturan
Alloh,yang senantiasa berjuang ikhlas untuk berjuang mengembalikan kehidupan
islam,menegakan syariat islam yg sempurna ini di bumi Alloh,yang tak segan
mengingatkanku dan menasihati ku….yang selalu memberikan ilmunya secara
Cuma2..dan menguatkan dalam barisan ketaatan pada Alloh.
Atas inspirasinya ,,Jazakumullahu khoiron katsiron untuk kak
leni,mba heny,mbak ocy,kak salsa,kak zikra,kak ana n ani,teh vera,teh ia,teh
dida,mbak umi,mbak medya,mbak yuli,mbak lely,mbak ratmi,mba rifka,kak okim,kak
nung,teh adah,tria,dila,desy,fatma,mutia,kak putri,fitra fitri ,,,de el el..
Semoga kita selalu di istiqomahkan di jalan Nya,,