Sabtu, 25 Januari 2014

Suplemen ketika FUTUR


Mencegah Futur dalam Dakwah

Konspirasi dan gangguan setan dalam menggoda manusia agar maksiat kepada Allah tidak akan pernah berhenti hingga Kiamat. Iman kita, yang kadang naik (yazid) karena taat pada Allah SWT dan kadang turun (yanqush) karena maksiat kepada-Nya, akan terjadi pula. Futur dalam dakwah biasanya akan terjadi pada diri kita saat godaan setan kuat hingga menurunkan iman kita. Namun, futur bisa kita hindari dengan istiqamah.

Muslim yang istiqamah adalah Muslim yang selalu mempertahankan keimanan dan akidahnya dalam situasi dan kondisi apapun. Ia bak batu karang yang tegar menghadapi gempuran ombak-ombak yang datang silih berganti. Ia tidak mudah loyo atau mengalami futur dan degradasi dalam perjalanan dakwah. Ia senantiasa sabar dalam menghadapi seluruh godaan dalam medan dakwah yang diembannya, walaupun ujian dan tantangan merintanginya.

Untuk meraih istiqamah bisa ditempuh dengan cara-cara sebagai berikut:

1. Memahami dan mengamalkan akidah dengan baik dan benar: Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ‘ucapan yang teguh’ dalam kehidupan di dunia dan di akhirat (TQS Ibrahim: 27). Makna ‘ucapan yang teguh’ dalam ayat ini adalah dua kalimat syahadat yang dipahami dan diamalkan dengan benar, sebagaimana yang ditafsirkan sendiri oleh Rasulullah saw. (Shahih al-Bukhari, IV/1735).

2. Membaca al-Quran dengan menghayati dan mengamalkannya: Katakanlah, “Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan al-Quran itu dari Rabb-mu dengan benar untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang beriman dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).” (TQS an-Nahl [16]: 102). Allah SWT pun telah menjelaskan bahwa tujuan al-Quran diturunkan secara berangsur-angsur adalah untuk menguatkan dan meneguhkan hati Rasulullaah saw. (Lihat: TQS al-Furqan: 32).

3. Berkumpul dan bergaul bersama orang-orang yang bisa membantu meneguhkan iman (para ulama dan pengemban dakwah): Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah kalian selalu bersama orang-orang yang benar (jujur).” (TQS at-Taubah [9]: 119); “Sesungguhnya di antara manusia ada orang-orang yang menjadi pembuka (pintu) kebaikan dan penutup (pintu) kejelekan.” (HR Ibnu Majah, as-Sunan, 1/86; al-Baihaqi, Syu’ab al-Iman, 1/455).

4. Sering berdoa kepada Allah: Ya Rabb kami, limpahkanlah kesabaran atas diri kami, teguhkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir” (QS al-Baqarah [2]: 250).

5. Membaca sirah para nabi, terutama sirah Rasul saw. dan orang-orang shalih yang terdahulu, untuk mengambil suri teladan: Semua kisah rasul-rasul yang Kami ceritakan kepadamu ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu (TQS Hud [11]: 120).

6. Memotivasi dan berharap diri untuk meraih kemuliaan dengan tercapainya tujuan dan target dakwah, tegaknya syariah dalam institusi Khilafah Islamiyah.

7. Mengetahui tipuan dunia dan tidak terlena dengannya.

8. Senantiasa bersyukur atas karunia dari Allah SWT.

Selain itu, agar kita selalu istiqamah di dalam dakwah adalah dengan selalu mengingat kematian dan kehidupan setelah kematian. Dengan itu kita merasa takut kepada Allah SWT jika kita akan berbuat maksiat atau futur serta selalu fokus untuk meraih tujuan utama, yakni keridhaan-Nya. Dengan itu pula hubungan kita dengan Allah SWT akan semakin dekat, jauh dari futur dan sukses dalam dakwah hingga meraih bahagia dunia dan akhirat.Wallâhu a’lam bi ash-shawâb. (hizbut-tahrir.or.id)

Perhatikan lah..wahai Muslimah karier :(


Muslimah, Hindarilah Love Affair di Kantor

Oleh: Iwan Januar

Hampir setiap mengisi kajian perkantoran saya menyentil peluang terjadinya perselingkuhan di tempat kerja. “Aneh bila kepada teman kerja lain jenis ada muslim memanggilnya ‘say’ atau ‘babe’,” sindir saya. Sentilan saya biasanya ditanggapi dengan gelak tawa sebagian hadirin. Entah menertawakan rekannya, atau mungkin menertawakan diri sendiri.

Affair di tempat kerja menjadi hal sering terjadi. Mulai dari sekedar makan siang bersama sampai berujung pada perzinahan. Na’uzubillahi min dzalik. Ngerinya, banyak pelaku affair ini yang justru kecanduan. Alasannya jadi mirip pacaran jaman dulu. Backstreet atau kucing-kucingan.

Hal yang perlu diperhatikan oleh para muslimah, jumlah wanita yang banyak melakukan affair di tempar kerja mengalami peningkatan. Menurut hasil penelitian Dr. Shirley Glass, seorang psikolog Amerika dan pakar soal perselingkuhan, perselingkuhan yang dilakukan kalangan istri justru meningkat secara signifikan – dari 1982 sampai 1990, 38 persen istri melakukan perselingkuhan dengan rekan kantor berbanding dengan 50 persen jumlah istri tidak setia dari tahun 1991 sampai 2000.[i]

Ada dua sebab utama mengapa perselingkuhan marak di tempat kerja. Pertama, pihak yang harus paling disalahkan dalam hal ini adalah diterapkannya sistem kehidupan kapitalisme. Di alam yang berprinsip survival of the fittest dibumbui tipu daya kesetaraan gender kaum perempuan digiring bahkan dipaksa untuk bekerja di luar rumah. Mereka menjadi lebih sering dan rutin dalam waktu lama ‘hidup bersama’ lelaki bukan mahram di tempat kerja ketimbang bersama suami dan keluarga mereka.

Dengan kondisi kerja penuh ikhtilat terjalinlah keintiman yang berujung pada perselingkuhan. Bagaimanapun juga frekuensi kebersamaan membuat banyak pria dan wanita tergoda untuk melakukan affair di tempat kerja.

Kedua, sikap pria dan wanita pekerja yang membuka peluang terjadinya perselingkuhan. Karena lebih sering dan intens bertemu pria rekan satu kantor rasa kebersamaan itu akhirnya terpupuk. Apalagi bila kemudian para muslimah tidak memiliki sifat iffah, menjaga harga diri. Tidak jarang ada muslimah yang senang bercanda dan dicandai pria rekan kerja. Terkadang candaan itu sudah mengarah pada jinsiy atau erotis masih juga ditanggapi oleh muslimah yang bersangkutan.

Selain itu kondisi rumah tangga yang menjadi kian renggang akibat miskin komunikasi dengan suami, sebagai dampak jarang bertemu, membuat sebagian muslimah memilih curhat kepada pria rekan sekerja. Inilah peluang besar terjadinya affair.

Ada beberapa hal yang wajib dilakukan para muslimah agar terhindar dari skandal asmara di tempat kerja, yaitu:

> Pahami bahwa hal itu adalah dosa. Meskipun banyak orang melakukannya dan menganggap hal itu biasa, namun di hadapan Allah affair itu adalah dosa. Bahkan ia sudah sejengkal lagi jaraknya dengan perbuatan zina.



> Milikilah rasa malu untuk berkumpul dengan pria dimanapun, apalagi rekan sekantor. Hindari duduk berdampingan atau dalam satu lingkaran. Carilah tempat duduk terpisah dari lingkaran kaum pria.



> Minimalisir interaksi dengan pria rekan sekerja. Lakukanlah sebatas keperluan kerja. Bila sudah selesai maka tinggalkan. Hindari acara makan siang bersama kecuali bila dalam rombongan. Jangan membiarkan hati senang bercanda atau dicandai oleh mereka.



> Berkhalwat atau berduaan adalah momen berbahaya bagi munculnya love affair. Atau malah bisa menjadi peluang terjadinya pelecehan seksual di tempat kerja. Kasus pelecehan seperti ini sudah sering terjadi akibat kondisi pria-wanita hanya berduaan.
Jangan curhat kepada pria rekan kerja. Umumnya kaum pria senang membantu wanita yang kesusahan. Pria merasa gentle bila membantu wanita. Ini membuat mereka selalu terbuka untuk menjadi teman curhat. Padahal inilah salah satu pintu utama menuju love affair di tempat kerja. Lebih beresiko lagi bila Anda curhat urusan pribadi dan rumah tangga kepada rekan pria. Bila si pria itu sudah menaruh hati kepada Anda, bukan tidak mungkin ia akan memperdaya Anda untuk jatuh ke dalam perangkap love affair-nya.



> Tunjukkan ketidaksukaan Anda bila ada rekan pria memanggil dengan sapaan ‘say’, ‘beb’, atau apapun yang menunjukkan kemesraan, sekalipun banyak orang menganggap hal ini lumrah. Sungguh ini adalah bagian dari zina lisan dan pendengaran yang haram.



> Bila Anda sudah terlanjur terjebak pada love affair maka bertobatlah, minta pindah bagian agar tidak satu divisi lagi dengan rekan pria tersebut. Putuskan hubungan sebenar-benarnya. Ganti nomor hp dan pin BB anda. No contact at all!



> Saran terakhir mungkin berat, tapi mujarab, berhentilah bekerja di tempat-tempat yang sudah jelas menjadi perangkap love affair bagi Anda. Ini jauh lebih baik dan terhormat di hadapan Allah ketimbang Anda kehilangan harga diri, keluarga, dan mendapat siksa dariNya. Carilah pekerjaan lain yang aman, lebih menjaga kehormatan Anda.

Para muslimah, bila memang nafkah suami sudah cukup, buat apa Anda masih bekerja? Bekerja tidak wajib sama sekali bagi muslimah. Mubah hukumnya. Ladang pahala dan kewajiban muslimah adalah mengurus keluarga dan berdakwah.

Yakinlah kepada Allah dalam urusan rizki. Ia yang menciptakan manusia, Ia juga yang akan menjamin kehidupan mereka.

Sungguh syaitan mempersiapkan banyak perangkap zina bagi anak-anak Adam. Semoga Allah melindungi kita semua, khususnya Anda para muslimah.

”Kedua mata dapat berzina, dan zina keduanya adalah melihat. Kedua telinga dapat berzina, dan zina keduanya adalah mendengar. Lidah zinanya dengan bicara. Tangan zinanya dengan menyentuh. Kaki zinanya dengan melangkah. Hati zinanya dengan berhasrat dan menginginkan. Dan kemaluan akan membenarkan atau mendustakannya.” (HR Muslim

ya..Allah aku Rindu ingin ke sana ..

salah satu keinginan besar ,, yaitu bisa menjawab panggilan Allah ke tanah suci...
kapan kah waktunya ???
yaa Rabb ..yang maha pemurah ..izinkanlah hamba untuk ke tanah suci itu dalam waktu dekat ..
sudah tak tertampung lagi kata rindu ini di dada hamba ya Allah "(

Labbaikallaahumma labbaiik...

Aku sambut panggilan-Mu ya Allah...
Aku sambut panggilan-Mu....

Labbaiika laa syariika laka labbaiik..

Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah..
dan tiada sekutu apapun bagi-Mu..

Innal hamda..

wanni'mata..
laka walmulk..
laa syariikalak...
Sesungguhnya segala puji,
dan nikmat,
dan kekuasaan,
hanya bagi-Mu tanpa sekutu apapun bagi-Mu...

Ya Allah aku penuhi panggilan-Mu.... Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, Rabb kebenaran...



harus berusaha sekuat mungkin..mulai sekarang siapkan :
1.niat yang ikhlas tulus..karena Allah
2.jasmani yang sehat
3.finansial (tentunya..)
4.Perlengkapan (nyicil2..beli gamis gelap,pkaian ihram dsb)
5.bahasa ( kurusus bahasa arab)
6.DOA yang kuat-sekuat-kuatnya ...

 Masa panggilan telpon aja diusahain buat dijawab, tapi panggilan Allah nggak diperjuangkan untuk disahut.... :(

gantiiiiiiiiiiii........

awal bikin blog ini,,saya namai dengan " Nafsan Shabiran"..kenapa begitu..karna saya berharap orang yang nulis di blog ini menjadi sosok pribadi yang sabar...hehe

nah..terhitung hari ini..saya mngganti nama nya yang baru ...yaitu "Vavan's note" karna melalui blog ini saya akan berbagi pemikiran dan sebagian cerita hidup saya...

bagi sy nuliiss..itu bener2 sesuatu yang bikin hati lebih tenang (selain es krim yaa)....gak tau kenapa..setiap ada rasa kesal ,,marah,,atau sedih..dengan menulis membuat perasaan lebih baik..begitu juga ketika ada prasaan bahgia seneng..dsb..

jadi,,bisa dikatakan Vavan's note ini adalah sahabat tempat berbagi rasa..
disini saya bisa menyampaikan pemikran dan isi hati  saat lidah ini tak mampu berucap kesiapa pun...!!!

Jumat, 17 Januari 2014

 Kerana cinta itu adalah ukuran iman.
Orang yang kita cintai itu akan menjadi penentu tempat kita di akhirat.

Orang yang kita cintai itu akan melambangkan apa yang ada dalam hati kita. Sama ada keimanan ataupun kefasikan.

Kamis, 09 Januari 2014

karena Allah..bukan karena dia..

"Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji,dan laki-laki yang keji untuk perempuan yang keji pula,sedangkan perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik pula ...Q.S An-Nur 26 "

Allah menjanjikan ..kalo kamu baik maka akan dapat yang baik pulaa...
namun,,hati-hati van...kamu berubah jadi lebih baik...niatnya harus di cek lagiiii dan lagii..

berubah jadi lebih baik..harus karena Allah...Allah...Alllah semata..
jangan ada niat -niat yg lain yang terhujam dalam hatimu..
ingat..selalu karena Allah..bukan karena yang lain..

ah..rugi sekali kalo..berubah jadi yang lebih baik..nanti supaya dapat dia yg juga baik...
rugi sekali karena niatmu belum  benar..belum ikhlas..

jadi..perbaikan diri itu harusssss karena Allah..bukan karena ingin mendapat si Dia yang baik itu....tenag saja..kalo Allah yang utama ,,Allah akan berikan yang terbaik itu untuk hadiahnya..

perbaiki niatnya yooo..van
hamasah..lillah..billah..wallah..

moment yang selalu dinantikan...#bedah buku DDF ma'a uni zikra

bismillahirrohmanirrohiim..

alhamdulilah..alhamdulillah..alhamdulillahirobbila'lamin..
malam ini..adalah moment yang selalu dinantikan tiap pekanya..
malam dimana lingkaran-lingkaran kecil dibentuk untuk membahas kesempurnaan dinullah
malam dimana sy bisa bertemu dengan sosok yang luar biasaaa..menginspirasi..siapa lagi kalo bukan uni zikra...hei uni....taukah uni...adikmu ini begitu salut denganmu ..selalu bersyukur kepada Allah..karna Allah telah mempertemukan kita...selalu merasa senang banget..banget..tiap ketemu sama uniii..uhibbukifillah uniiii:)

ok..jadi malam ini kita bedah buku "Studi Dasar-Dasar Pemikiran Islam"
eitts..tunggu dulu ternyata kelas malam ini ada aturanya loh...aturan perkuliahan esteies..ada uts ada uas dan ada pratikumnya juga..huaa menantang bangett..ok kan...
jadi kelas ini juga hrus sama pentingnya dengan kelas diperkuliahan..malahan lebih penting ...
semangattt van...lillah..billah belajar terussss..dan amalkan..

jadi,,buku ini merupakan suatu kerangka yang membahas gambaran bagaimana sesungguhnya islam,kesempurnaan islam,,,dan kemuliaan islam.
si penulis melihat bahwa kondisi umat saat ini..umat itu hidup,,umat harusnya juga tumbuh dan berkembang.
umat juga bagaikan tubuh dan darahnya adalah pemikiran islam yaitu pemikiran yang berlandaskan akidah islam.Namun faktanya,kondisi umat muslim saat ini justru terhinakan.kondisi umat saat ini sedang sakit,,jadi tugas kita adalah mengobati umat yang sakitnya,,yang mana obatnya harus bisa mengobati akar dari penyakit itu sendiri.akar penyakit umat itu sendiri adalah tidak berpegang teguhnya kaum muslim pada pemikiran islam.

penyebab mundurnya islam diantaranya yaitu ditutupnya pintu ijtihad,dipisahkanya islam dengan potensi bahasa arab dan dari pihak luar(baca:musuh2 Allah) selalu mengusahakan agar daulah islam hancur.

oleh karena itu..satu-satunya cara agar umat muslim bisa bangkit lagi yaitu dengan megobati penyakit umat dari akar-akarnya yaitu dengan pemikiran islam yang berlandaskan akidah islam,,
so,,,peganglah pemikiran islam itu kuat-kuat dan jauhilah pemikiran asing yang mencecoki pikiranmu selama ini !!!

bersambung....

Jumat, 03 Januari 2014

catatan ust Fahmi Amhar..

Waktu berjalan terus
Tak ada yang bisa membuatnya berhenti
Sekalipun kita sangat bagus, fokus, serius
Kita pasti tetap akan rugi !!!

Kecuali ....
Kita memenuhi empat syarat kumulatif ini

PERTAMA iman, 
"membenarkan secara pasti" artinya,
setelah melalui proses rasional berpikirnya,
tentang alam dan hukum-hukumnya yang begitu rupa,
bahwa di balik semuanya ini ada Yang Maha Kuasa,
Tuhan Yang Maha Esa, yang berbeda dengan segala mahluk-Nya,
Yang hukum-hukum fisika tidak berlaku atas-Nya,
Karena bukan materi, energi, juga tidak terikat ruang dan masa.

Sementara, manusia ini lemah, tempat salah dan lupa,
maka kita ingin tahu, di dunia ini harus bagaimana ?
juga ingin kepastian, bagaimana cara memohon kepada-Nya ?
maka Tuhan mesti menurunkan utusan yang dibekali bukti nyata,
bahwa utusan itu memang otentik diutus oleh-Nya.

Itulah para nabi dan rasul untuk manusia,
itulah Ibrahim yang api tak mampu membakarnya,
itulah Musa dengan tongkat yang mengalahkan segala sihir dan mantra,
itulah Isa yang menyembuhkan sakit apapun termasuk kusta,
dan itulah Muhammad yang membawakan bacaan mulia,
yang tidak memiliki keraguan dari sains, sejarah maupun bahasa,
yang bacaan itu tidak mungkin karangannya,
karena dia orang yang ummi, tak bisa baca tulis, apalagi sastra, 
juga bukan karangan orang lain manapun di dunia,
sehingga tak ada pilihan lain, kecuali itu dari Yang Maha Bijaksana !

Itulah sebabnya, dengan syahadat iman di hati dijadikan nyata,
namun hanya dengan iman belaka, masih rugi kita !!!

Kita perlu yang KEDUA, amal shalih,
yaitu amal yang berkualitas mulia,
yang sesuai syariat-Nya, dan dikerjakan hanya karena-Nya,
"amal yang benar dan ihlas" istilahnya.
Kita tidak boleh sholat Jum'at empat rokaat, meski kita rela.
Kita tidak boleh juga berzina, meski ihlas dan suka sama suka.
Kalau bukan iman dan memenuhi syariat motivasinya,
tetapi entah hanya tradisi, ketakutan atau kepentingan usaha,
maka senyum kita tidak akan berpahala !!!

Amal shalih itu hubungan kepada Allah dan hubungan antar manusia,
menyangkut urusan cara masuk WC hingga bagaimana memerintah di istana.
Ada amal shalih yang diserahkan di pundak masing-masing kita,
ada pula yang merupakan kewajiban kolektif dengan komando negara.

Itulah, dengan amal shalih itu iman menjadi buah yang nyata,
yang menjadikan kita tak hanya orang penting, tapi baik adanya,
namun hanya dengan menjadi baik, ternyata itu masih hampa,
kita belum memperbaiki, masih sekedar baik saja,
dan itu bisa amat sangat berbahaya,
karena ketika ada pelanggaran dan maksiat merajalela,
namun tak ada yang menyingkirkan dengan kuasa maupun kata-kata,
maka pada saat itu, berapapun orang baik yang berdoa,
doanya tidak akan ijabah, akan sia-sia belaka.

Kita perlu yang KETIGA, menasehati dengan kebenaran,
yaitu menasehati dengan hujjah, dengan ilmu dan bukti nyata,
juga dengan cara-cara yang bijaksana,
bahkan kalau harus berdebat, gunakan kalimat yang lebih mulia.

Menasehati itu bukan perkara sederhana,
karena hidayah itu hak prerogatif Allah belaka,
kita hanya berlomba agar menjadi sarananya,
karena hidayah itu pasti akan menemukan jalannya.

Ada hidayah yang cukup dengan kata-kata membekas ke dalam jiwa,
ada yang memerlukan suri teladan di depan mata,
ada pula yang menunggu momen-momen pembalik rasa,
itulah, bahkan bagi Nabi pun, hidayah itu tetap rahasia.

Beriman, beramal shalih dan siap menasehati itu laksana cahaya,
namun banyak orang yang semula bersemangat menuju kesana, 
ternyata di jalan dakwah berguguran, atau menjadi hampa,
bahkan yang kemudian malah jadi sinispun, ada juga.

Maka kita perlu yang KEEMPAT, menasehati dengan kesabaran,
yaitu sabar menasehati dan menikmati prosesnya,
ini bukan sabar karena ada musibah yang mengelakkannya kita tak bisa,
tetapi sabar yang lebih tinggi, pada iman ada amal konsekuensinya,
juga sabar yang paling agung, pada menasehati di jalan dakwahnya,
karena ini jenis-jenis sabar yang kita sama sekali tidak dipaksa,
tetapi karena kita ingin agar bukan menjadi manusia-manusia,
yang senantiasa rugi adanya.

Karena Waktu berjalan terus
Dan tak ada yang bisa membuatnya berhenti
Kecuali Tuhan Yang Maha Perkasa
Maka kita harus memberinya makna !

kata-katanya teh Salsa..

yaaa...akan selalu ingat kata-katanya teh salsa
"kalo mau kehidupan rumah tangganya baik,,,maka mulailah prosesnya dengan cara yang baik tanpa melanggar aturanya Allah..menjaga diri kita sebaik-baiknya yang nantinya juga akan dipertemukan dengan orang yang sebaik-baiknya untuk kita "..

untuk memulai ato membangun kehidupan rumah tangga itu...niatnya harus benar...jangan hanya sekedar ingin bekeluarga ato memenuhi kebutuhan gharizah nau' semata tetapi juga diniatkan untuk bisa sebagai katalisator  usaha kita untuk mencapai tujuan hidup yaitu mendapakan ridhonya Allah...

selanjutnya..dalam proses memulainya juga ..jangan sampe melanggar aturan Allah,misalnya dimulai dengan pacaran,walimahan yang tdk syar'i dsb....

dan sekarang pertanyaanya...kapan mau mulai kehidupan rumah tangganya ???
jawaban : wallahu 'alam...
hehe..

selalu berdoa...semoga dipertemukan dengan seseorang yang bisa mengayomi untuk bisa mencapai tujuan hidup ini ..menggapai Ridho Mu ya Allah ..aaminn ^^

bismillah...langkah pertama

S.S.T untuk MAMA

hari ini,,,merupakan hari dimana kaki ini mulai melangkah (#pengumpulan proposal skripsweet)... menuju perjuangan untuk okt2014#WISUDA
Bismillah..semoga selalu dilancarkan ke depanya..
okt2014..semoga bisa memberikan sedikit kebahagiaan buat mama,semoga sedikit membalas jasa-jasa mama walaupun tak kan mungkin terbalas,semoga sedikit memberikan kebanggaan untuk mama,semoga sedikit bisa menyenangkan hati mama,semoga bisa mengalirkan air mata bahagia mama..
doain selalu yo maa...
ya Rabb ,,izinkan hamba untuk memberikan itu semua,,,harapan itu akan selalu hamba gantungkan padaMu..

S.S.T untuk PAPI

selalu seneng banget sama papi yang suka memberikan nasihat-nasihat yang menenangkan hatii..,ti akan selalu ingat pesan papi..
ok..untuk mendapatkan sesuatu itu harus ada pengorbanan,,,dan niatkanlah pengorbanan itu karena Allah..Allah  gak kan menyia-nyiakan pengorbananmu...
terimakasih banyak pi..atas semangatnya,,atas motivasinya..yang selalu membangkitkan semangat untuk mengejar impian ini...

dan sekarang.....
optimis dan yakin sama Allah,,akan selalu diberikan yang terbaik
setelah usaha semaksimalnya,,doa sekuatnya,,,biarkan berjalan sesuai dengan kehendakNya...
Allah maha baik...